Lokasi Pantai Balian terletak di desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan. Terletak pada ruas jalan utama yang menghubungkan Jembrana dengan Denpasar. Jarak tempuh dari Denpasar sekitar 45 Km dan dari Gilimanuk sekitar 84 Km. Kendaraan yang melewati ruas jalan ini sangat padat dari pagi sampai malam hari, karena juga sebagai satu-satunya jalan penghubung Jawa Bali.
Tepatnya di pasar Suraberata keselatan.terdapat pantai yang panoramanya sangat indah.
Dan dalam beberapa akhir ini suasana Pantai Balian sudah semakin ramai oleh tamu domestik dan mancanegara.
26 July 2010
20 July 2010
Danau Beratan
Indahnya panorama danau beratan, bedugul yang sudah terkenal ke mancanegara, dan buktinya dengan banyaknya kunjungan wisatawan asing dan domestik, namun danau beratan, pihak pengelola danau beratan menghadapi permasalahan. Permasalahan yang di hadapi bagi pengelola danau beratan bedugul yaitu kurang sadarnya para pengunjung obyek danau beratan dari segi kebersihan, terutama dari sampah plastik yang di buang begitu saja oleh para pengunjung. Menurut prajuru adat imade kasa, masalah pembuangan sampah terutama sampah plastik, yang mendapatkan penaganan yang serius dari pihak pengelola, dan menyadari juga akibat banyaknya pungunjung yang berkunjung ke danau beratan, serta pihaknya juga sudah memantau dan berkoordinasi dengan pengelola dan desa adat untuk mengatasi sampah plastik, dan berupaya secara maksimal dan sudah tersedianya beberapa tong sampah dan menyiapkan armada sampah dan tempat pembuangan akhirnya. Sementara menurut salah satu pengunjung, jacob frans massing, asal MInahasa Sulawesi utara, mengaku senang dan bangga bisa berkunjung ke Bali, terutama ke danau beratan, maka tidak salah Bali disebut Pulau Dewata, dan sorga dunia, dan pihaknya berharap di daerahnya bisa dimotifasi untuk di kembangkan obyek seperti ini, serta kerukunan hidup beragama yang bisa kita petik hikmahnya. – Kehindahan dan terkenalanya suatu obyek pariwisata, tidak lepas dari suatu permasalahan terutama masalah sampah, terutama sampah palstik, dan harapan kedepan kepada pengunjung obyek wisata tatap bisa menjadga kebersihan terutama membuang sampah.
27 June 2010
Pura Melanting
Tirta yatra ke Pulaki,Melanting,Puncak Manik
Pulaki dan beberapa pura dalam kawasannya merupakan paduan
yang lengkap bagi sebuah perjalanan spiritual tirta-yatra.
Terletak di arah mentari terbenam di cakrawala,
ujung barat pulau Dewata. Dalam pangkuan alam yang
hijau asri dalam masa penghujan, dan kering menyengat di musim
kemarau. Namun demikian, tidaklah sedemikian terasa bedanya dalam
naungan kesejukan yang kita rasakan dalam pelukan wibawa beliau dari
waktu ke waktu. Bersimpuhlah mengangkat sembah memuja beliau dan
memohon ampunan. Sesekali apabila beliau berkenan,
di sini kita akan memperoleh petunjuk nyata. Berupa cermin hidup,
tentang kegalauan ambisi, nafsu, emosi, dan hiruk-pikuknya hidup kita.
Perhatikan tingkah yang diperagakan oleh setiap ekor kera yang kita
temui. Tepat seperti itulah ulah kita dalam pandangan beliau yang
maha pengasih. Semakin banyak tingkah kera-kera itu yang menyesakkan
dada kita, berarti semakin banyak pula yang harus kita sadari,
dan kita benahi dalam hidup kita ini. Betapa geramnya murka
beliau melihat ulah kita, seandainya beliau tidak lagi maha pengampun.
Bersimpuhlah berserah diri ke hadapan Ida Sang Hyang Widi.
Pulaki dan beberapa pura dalam kawasannya merupakan paduan
yang lengkap bagi sebuah perjalanan spiritual tirta-yatra.
Terletak di arah mentari terbenam di cakrawala,
ujung barat pulau Dewata. Dalam pangkuan alam yang
hijau asri dalam masa penghujan, dan kering menyengat di musim
kemarau. Namun demikian, tidaklah sedemikian terasa bedanya dalam
naungan kesejukan yang kita rasakan dalam pelukan wibawa beliau dari
waktu ke waktu. Bersimpuhlah mengangkat sembah memuja beliau dan
memohon ampunan. Sesekali apabila beliau berkenan,
di sini kita akan memperoleh petunjuk nyata. Berupa cermin hidup,
tentang kegalauan ambisi, nafsu, emosi, dan hiruk-pikuknya hidup kita.
Perhatikan tingkah yang diperagakan oleh setiap ekor kera yang kita
temui. Tepat seperti itulah ulah kita dalam pandangan beliau yang
maha pengasih. Semakin banyak tingkah kera-kera itu yang menyesakkan
dada kita, berarti semakin banyak pula yang harus kita sadari,
dan kita benahi dalam hidup kita ini. Betapa geramnya murka
beliau melihat ulah kita, seandainya beliau tidak lagi maha pengampun.
Bersimpuhlah berserah diri ke hadapan Ida Sang Hyang Widi.
31 May 2010
Indahnya Alam Desa/Pertanian
Aliza Fleischer (2002) memaparkan pariwisata pedesaan dan pertanian memiliki ciri sama yakni memanfaatkan situasi alam pedesaan, termasuk aktivitas pertanian sebagai atraksi wisata. Baik pariwisata pedesaan maupun pertanian juga membuka kesempatan yang lebih luas bagi rakyat kecil (petani) untuk terlibat langsung dalam aktivitas pariwisata. Pengembangan pariwisata pedesaan dan pertanian di beberapa negara Eropa seperti Inggris dan Jerman, menunjukkan petani setempat mampu meningkatkan pendapatan keluarga karena pariwisata menjadi sumber pendapatan alternatif.
Labels:
Alam Bali,
Kembali Ke Alam,
Panorama Alam,
Panorama Bali
Subscribe to:
Posts (Atom)




